Tampilkan postingan dengan label Seputar Jepara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Jepara. Tampilkan semua postingan

Bupati Jepara Dilantik 10 April

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA- Tanda tanya masyarakat soal kapan Bupati-Wakil Bupati Jepara terpilih dilantik akhirnya terjawab sudah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menghasilkan keputusan, pelantikan dilaksanakan pada 10 April mendatang.

Ketua DPRD Jepara Yuli Nugroho yang ditemui usai rapat menjelaskan, alternatif pelaksanaan pelantikan dilakukan pada 5-10 April. Tapi, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, diputuskan pada 10 April. ''Sudah diputuskan seperti itu meksipun memang berbarengan dengan Hari Jadi Jepara,'' katanya.


Dengan sudah ditetapkannya waktu pelantikan, lanjut Yuli, pihaknya akan berupaya melaksanakan prosesi dengan baik. Persiapan harus matang agar tidak memalukan karena adanya tamu undangan dari luar Jepara. ''Dalam waktu dua tiga hari mendatang kami akan cek kesiapan eksekutif dalam menyongsong hari pelantikan. Mereka harus kerja keras karena berbarengan dengan Hari Jadi Jepara,'' urainya.
Yuli menambahkan, DRPD sebagai pemegang kebijakan akan berupaya memberikan pengarahan sebaik mungkin kepada eksekutif sebagai pelaksana dalam pelantikan. ''Misalnya bisa setelah hari jadi tentu akan lebih longgar. Tapi, bisanya dari provinsi pada 10 April tentu eksekutif harus siap,'' jelasnya.

Lokasi pelantikan
Disinggung soal lokasi pelantikan, Yuli menuturkan digelar di Pendapa Kabupaten. Pemilihan lokasi itu sudah seperti proses pelantikan pada periode sebelumnya. Selain itu, dengan pertimbangan tempat yang representatif. ''Tempat pelantikan di pendapa bukan di Gedung Dewan karena pertimbangan lebih representatif,'' ucapnya.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Jepara Abdul Syukur menjelaskan, dengan sudah ditetapkannya hari pelaksanaan pelantikan, pihaknya akan langsung tancap gas. Panitia pelantikan menyatakan sudah siap. ''Yang paling lama adalah  menyebarkan undangan termasuk kepada para mantan bupati Jepara yang masih hidup,'' ucapnya.

Selain itu, lanjut Syukur, pihaknya juga harus berkoordinasi dengan panitia Peringatan Hari Jadi Jepara terkait dengan pembagian waktu upacara dengan pelantikan. ''Nanti untuk upacara bisa dimajukan  sebelum pukul 09.00 sudah selesai. Sebab untuk acara pelantikan dimulai pukul 09.00,'' paparnya.
Dia menambahkan, dipilihnya  10 April adalah untuk menyesuaikan agenda Gubernur Jateng Bibit Waluyo yang akan memberikan pembinaan kepada aparat di daerah.
''Jadi setelah melantik itu nanti ada pembinaan di lokasi pendapa juga kepada aparat di daerah, sehingga dipilihlah hari itu,'' jelasnya.

Terkait isu penundaan pelantikan, Syukur menyangkal. Menurutnya, tak ada upaya menuda-nunda. ''Yang ada adalah penyesuaian jadwal antara DRPD Jepara dengan Gubernur. Setelah ada kesesuaian jadwal akhirnya waktu pelaksanaan pelantikan bisa dilakukan,íí terangnya.  (H75-42)

Sumber : suaramedeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ujian di Karimunjawa Terancam Mundur

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA- Agenda ujian sekolah bagi peserta didik di Kecamatan Karimunjawa, Jepara terancam mundur. Itu karena hingga kemarin belum ada kepastian kondisi cuaca mereda, sehingga laut Jepara belum bersahabat digunakan untuk berlayar. Padahal, agenda pelaksanaan ujian dilakukan pada Senin (19/3) hari ini.

Kepala MA NU Safinatul Huda Karimunjawa Hisam Zamroni yang datang ke Kota Jepara untuk mengambil soal belum bisa kembali ke Karimunjawa karea KMP Muria tak bisa berlayar. Menurut Hisam kesempatan terakhir pada hari ini. Bila gelombang laut masih tinggi bisa dipastikan pelaksanaan ujian akan mundur.

‘’Jadi di Karimunjawa itu ada Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah  NU Safinatul Huda. Pada Senin mendatang kelas 9 MTs dan kelas 12 MA akan menjalani ujian akhir Madrasah Berstandar Nasional. Kalau kondisi tidak memungkinkan tentu akan mundur. Misalnya besok (hari ini-Red) bisa berangkat juga jelas mundur karena sampai di Karimunjawa sudah siang,’’ jelas Hisam, kemarin.


Dia menambahkan, untuk di madrasah ada kemungkinan mundur bisa dilakukan karena pelaksanaan ujian ada pembagian. Untuk area Karimunjawa masuk dalam Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara. ‘’Kalau tidak mundur bagaimana tesnya karena tidak bisa berlayar,’’ jelasnya.

Disinggung soal psikologi siswa, Hisam menjelaskan, tidak ada masalah karena untuk kegiatan ujian akhir madrasah sudah beberapa kali terjadi mundur karena gelombang tinggi.
Kondisi serupa juga dialami siswa yang bersekolah di SMK Karimunjawa. Sebab, pada Senin ini  ada ujian praktik. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Moh Zahid yang dikonfirmasi menjelaskan, kemungkinan besar akan mundur.
‘’Tapi, kami juga belum bisa memastikan misalnya mundur boleh atau tidak. Soalnya kami masih harus konsultan.(H75-42) (/)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pailus

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Warga di sekitar Pantai Pailus Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara geger dengan penemuan mayat pria tanpa identitas, kemarin.

Mayat yang mengapung di Pantai Pailus dekat dengan dermaga perahu nelayan itu ditemukan pada sekitar pukul 06.30. Mayat tersebut selesai dievakuasi pukul 08.30.

Kepala Desa Karanggondang, Markadi menjelaskan, orang yang kali pertama menemukan adalah Puryanto, warga RT 7 RW 3 desa setempat. Menurut Markadi, Purtyanto melihat mayat itu saat  memperbaiki perahu. ”Yang menemukan nelayan yang sedang memperbaiki perahu kemudian lapor ke saya dan saya teruskan ke Polsek Mlonggo,” katanya.

Dia menambahkan, dirinya ikut  mengecek mayat dan kondisinya sudah sudah rusak dan terlihat beberapa bagian tulang. "Sejauh ini tidak ada laporan warga yang kehilangan salah satu keluarganya," jelasnya.


Koordinasi

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Lulus Suprayetno menjelaskan, ciri-ciri mayat saat ditemukan memakai baju hijau lumut, celana jins hitam, celana dalam biru, tangan kiri bertato, umur sekitar 25 tahun, dan tinggi badan 165 sentimeter.

Dengan penemuan itu, dia menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD kabupaten yang lain. Itu untuk mencari tahu kemungkinan ada warga di kabupaten lain yang hilang di laut.

Dalam proses evakuasi, kata Lulus, ada sekitar 50 relawan yang turun yang terdiri dari Basarnas, SAR Jepara, Jepara Rescue, Tagana, dan Ubaloka.

Disinggung soal waktu kematian, dia menjelaskan sekitar sepuluh hari.

Sementara itu, dari Polres Jepara belum memberikan banyak komentar. Salah seorang anggota Polres saat dimintai keterangan hanya mengatakan mayat tersebut dititipkan dulu di Rumah Sakit Umum RA Kartini Jepara sambil pengusutan lebih lanjut.(H75-15)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kapal Express Bahari Tiba 14 Maret

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Tambahan kapal transportasi pelayaran Jepara-Karimunjawa akan tiba di Jepara pada 14 Maret mendatang. Hal itu disampaikan Stevenkimís, Regional Marketing PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, selaku perusahaan pemilik kapal yang berinvestasi untuk pelayaran tersebut, kemarin.

Steven mengemukakan, kapal tersebut jenis perintis untuk menjajaki kebutuhan masyarakat Bumi Kartini. Dalam delapan bulan, jika animo masyarakat baik akan diganti dengan jenis kapal yang lebih baik.
"Ini adalah kapal untuk merintis. Kalau perkembangan bagus, akan diganti dengan yang lebih baik lagi," ujarnya.
Dia mengungkapkan, pelayaran perdana akan berlangsung pada 19 Maret. Sejauh ini, ujar Steven, animo sudah terlihat tinggi.


"Seperti pada 23 Maret, karena menjelang akhir pekan sudah sekitar 75% tiket dipesan. Kami berinvestasi dengan penghitungan matang dan semoga ke depan semakin baik," harapnya.
Dia mengungkapkan, pernah menyurvei warga Jepara yang belum pernah datang ke Karimunjawa atau jarang sekali ke Karimunjawa. Jumlahnya relatif banyak karena faktor transportasi kapal.
"Jadi mereka ini hanya punya libur pada  akhir pekan, tetapi tak selalu ada kapal. Kami melihat itu sebagai peluang. Warga Jepara saja tidak bisa leluasa, karena itu kami optimistis animo masyarakat akan baik," papar Steven.

Lebih Cepat

Dia mengungkapkan, keberadaan Kapal Express Bahari akan menambah alternatif pilihan transportasi yang sudah ada, yakni Kapal Motor Penumpang (KMP) Muria dan Kapal Motor Cepat (KMC) Muria.
Steven menandaskan, pihaknya berinvestasi tetapi tak ingin bersaing, hanya untuk melayani masyarakat. "Pada kenyataannya memang masih kurang, sehingga dengan adanya tambahan kapal ini masyarakat bisa leluasa mengunjungi Karimunjawa. Dalam jadwal pelayaran kami, ada dua hari pergi pulang, yakni pada Senin dan Sabtu," ucap Steven.

Jadwal tersebut mengacu pada kecepatan kapal yang mampu menempuh perjalanan Jepara-Karimunjawa selama 105 menit. Itu lebih cepat dengan waktu perjalanan KMC Kartini dan KMP Muria.
"Kami juga menetapkan tarif terjangkau untuk tiket VIP Rp 80.000, eksekutif Rp 65.000, dan juga menyediakan tiket khusus untuk warga ber-KTP Jepara Karimunjawa sebesar Rp 45.000 tetapi terbatas. Harga itu belum termasuk asuransi dan pas," paparnya. (H75-57)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bupati Jepara Dilantik Akhir Bulan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Selesainya proses sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada Jepara 2012 dengan ditolaknya gugatan pasangan Calon Bupati Nur Yahman dan Wakil Bupati Aris Isnandar, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan pelaksanaan pelantikan. Rencananya, bupati dan wakil bupati Jepara terpilih Ahmad Marzuqi dan Subroto bakal dilantik pada akhir bulan ini.


Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Sholih yang ditemui, kemarin menjelaskan, waktu pelaksanaan pelantikan antara 21 Maret hingga 29 Maret. Itu karena proses administrasi yang masih cukup panjang. Sebab, setelah selesai sidang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara baru mengirim laporan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara.

''Setelah dirapatkan di DPRD dan hasilnya dilaporkan Gubernur Jateng baru kemudian Kementerian Dalam Negeri. Setelah rangkaian proses itu baru akan keluar surat keputusan dan pelantikan baru bisa dilakukan,'' jelas Sholih.

Dia menambahkan, akan berupaya melaksanakan pelantikan secepat mungkin. Karena itu, dalam tahapan-tahapan mulai dari DPRD Jepara hingga ke Kementerian Dalam Negeri akan terus dikawal. ''Kami berharap secepatnya tetap masih ada rangkaian proses sehingga baru di akhir  bulan dilakukan pelantikan,'' terang Sholih.(H75-42)


Sumber : suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Hendro Martojo Lepas Jabatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Masa tugas Hendro Martojo sebagai Bupati Jepara bersama Wakil Bupati Ahmad Marzuqi berakhir kemarin. Itu ditandai dengan acara serah terima jabatan dari Hendro kepada Sekda Pemkab Jepara Sholih sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Penunjukan Plt Bupati Sholih itu untuk mengisi kekosongan karena proses sidang MK masih berjalan terkait dengan hasil Pilkada Jepara 2012.


Ratusan tamu undangan dari berbagai unsur hadir dalam acara untuk melepas Hendro Martojo yang akan ke Semarang. Mereka dari Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat, hingga tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Hendro mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak kepadanya dalam memimpin Jepara. Dia juga mohon maaf apabila masih ada lapisan masyarakat yang belum terlayani dengan baik. "Roda pemerintahan akan terus berputar. Saya berharap, pemimpin berikutnya juga terus mendapat dukungan untuk membangun Jepara," ungkapnya.

Pelaksana Tuhas Bupati Sholih mengemukakan, sebetulnya acara tersebut adalah serah terima jabatan dan pelantikan. Tapi, karena hasil dari Pilkada Jepara yang merujuk pada keterpilihan Bupati Ahmad Marzuqi dan Wakil Bupati Subroto masih ada gugatan, pelantikan pun tertunda.(H75-57)

Sumber : Suaramerdeka.com 

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

426 Sarjana Inisnu Diwisuda

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Jepara Dr KH MA Sahal Mahfudh akan mewisuda 426 mahasiswa strata satu (S-1) dari tiga fakultas hari ini di Gedung Wanita RA Kartini Jepara. Kegiatan itu akan dibuka mulai pukul 09.30.

Ketua Panitia Wisuda Inisnu Drs KH Ahmad Barowi TM MAg mengemukakan, para mahasiswa yang akan menjalani wisuda itu terdiri atas 378 mahasiswa Fakultas Tarbiyah, 37 mahasiswa Fakultas Syariah, dan 11 mahasiswa Fakultas Dakwah.


Wisuda kali ini  adalah yang ke-17. Sejak Inisnu berdiri pada 1989 Inisnu telah mewisuda 2.238 mahasiswa.

"Upacara wisuda ini juga akan dihadiri Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Muspida, pengurus PCNU Jepara, Yayasan Perguruan Tinggi NU, para dosen, dan 852 wali wisudawan," ujar Ahmad Barowi, kemarin.

Sebagai rangkaian acara wisuda, pada 11 Februari lalu diselenggarakan seminar nasional yang diikuti para wisudawan dengan menghadirkan narasumber Direktur Diktis Kementerian Agama RI Prof Dr H Dede Rosyada MA dan Katib Am Syuriah PBNU Dr KH Malik Madani MA. Kegiatan tersebut untuk memberi bekal mahasiswa tentang tanggung jawab sebagai agen perubahan sosial serta motivasi.

Pembantu Rektor I Inisnu Prof Dr KH Muhtarom HM mengemukakan, wisudawan diminta bertingkah laku terdidik sehingga memiliki sikap, moral, dan tingkah laku yang dapat menjadi anutan masyarakat. Selain itu, memiliki pengetahuan sesuai dengan keahliannya yang tercermin dari wawasan dalam setiap menghadapi persoalan. (H15-57)


Dipostingkan oleh : Nur Salim

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Pakkar Walk Out dari Musrenbang

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

REMBANG - Paguyuban Kepala Desa dan Kepala Kelurahan Kecamatan Kota Rembang (Pakkar) memilih walk out dari musyawarah perencanaan pembangunan (musrenmbang) di aula Kecamatan Rembang Kota, kemarin.
Dalam musrenbang tersebut Pakkar juga memilih tidak memberikan usulan apa pun.
Ketua Pakkar Kasri mengatakan, walk out-nya kepala desa di Kecamatan Kota Rembang pada musrenbang itu karena selama ini aspirasi kepala desa tidak pernah direalisasikan dalam APBD.
’’Program-program di APBD selama ini bukanlah usulan dari desa. Program-program di APBD entah datang dari mana? Yang membuat kami prihatin, usulan dari desa malah tidak pernah diperhatikan di APBD,’’ ujar Kasri.

Menurutnya, desa adalah gerbang pertama yang mengerti kondisi masyarakat. ’’Kalau usulan dari pihak yang mengerti kondisi masyarakat paling bawah tidak diperhatikan, untuk apa memberikan usulan musrenbang?’’ kata Kepala Desa Pandean yang sudah menjabat dua periode itu.
Isa Anshori, Kepala Desa Telogomojo mengatakan, sebelum walk out, kepala desa se-Kecamatan Kota Rembang sempat mengikuti paparan dari tim musrenbang kabupaten, beberapa saat.
’’Namun kami diam saja dan tidak memberikan usulan. Karena kami anggap acara musrenbang itu percuma dan tidak pernah ada realisasinya,’’ jelas dia.
Isa menuturkan, di tengah acara, kepala desa memilih walk out. Selain itu, kepala desa juga mengembalikan uang transpor yang disediakan oleh panitia. ’’Kami yang ada di desa sudah tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap forum musrenbang ini,’’ kata dia.
Sementara itu, pihak Kecamatan Kota Rembang, Kamis pagi ini berencana mengundang kembali Pakkar untuk audiensi.
Secara terpisah, Wakil Ketua Paguyuban Rukun Petinggi Dampo Awang (Guru Pendawa) Rembang Wasiman juga mengatakan, anggotanya, yaitu kepala desa di Kecamatan Sulang dan Kaliori juga memilih tidak mengikuti musrenbang di kecamatan.
Menurutnya, musrenbang menjadi forum formalitas belaka untuk APBD Rembang. ’’Kami menganggap musrenbang sudah percuma,’’ tandas dia. (H19-60)

Sumber : Suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kiai Sahal Minta NU Tidak Dibawa ke Politik Praktis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

PATI- Rais Aam PBNU KHMA Sahal Mahfudh menyatakan marah dan kecewa kepada pihak-pihak yang menarik-narik Jam’iyyah Nahdlatul Ulama ke dalam dunia politik praktis.

’’Sesuai amanat muktamar, pengurus NU mulai dari Pengurus Besar hingga Ranting harus konsisten menjalankan khittah 1926. Jangan ngurusi politik praktis. Pekerjaan kita masih banyak,’’ tegasnya kepada Suara Merdeka, kemarin.

’’Tolong ditulis di koran, saya sangat marah dan kecewa masih ada pihak-pihak yang tidak konsisten mengawal khittah NU 1926. Urusan partai bagiannya para politikus. Urusan NU masalah pendidikan, kemiskinan, kesejahteraan, kesehatan, ketimpangan sosial, dakwah dan lain-lain,” tegasnya.


Ia mengaku sudah mendapat laporan dari banyak pihak mengenai aktivitas politik, baik PKB, PPP, PKS dan lain-lain yang melibatkan Nahdlatul Ulama secara kelembagaan organisasi.

Pengasuh pondok pesantren Maslakul Huda (PPMH), Kajen, Margoyoso Pati itu menduga karena musimnya sudah dekat pemilu, pilihan bupati, pilihan wali kota, pilihan gubernur dan pilpres sehingga semua partai politik mulai pasang kuda-kuda dan tebar pesona kepada warga Nahdliyyin.

Rais Aam mengaku dalam waktu dekat segera menggelar rapat pleno PBNU khusus menyikapi perkembangan situasi politik. Secara khusus pihaknya akan melakukan teguran dan peringatan baik secara lisan maupun tertulis kepada pihak yang mencoba mencampuradukkan jam’iyyah dengan urusan politik praktis.  (B13-77)

Sumber : Suara merdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Warga Asal AS Ditemukan Tewas

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Brandenburg Donald (62), warga negara asing dari Amerika Serikat (AS), ditemukan tewas di Kamar F12A Pondok Rimbun Bandengan, Kecamatan Kota, Jepara, Minggu (12/2) sekitar pukul 19.00.
Donald merupakan salah seorang tenaga ahli di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai site interface manager dengan nomor paspor 481815202.
Petugas kemanan Pondok Rimbun Anton S menuturkan, penginapan tersebut memang khusus untuk tenaga asing PLTU.
Dia menyebutkan, saat ini ada sembilan warga asing. Ditanya soal kematian Donald, Anton hanya mengungkapkan, penemuannya pada Minggu malam kemudian pihaknya menghubungi aparat Kepolisian Resor (Polres) Jepara untuk keperluan evakuasi.
''Setahu saya, warga asing yang meninggal itu tidak keluar sejak Jumat. Soal komentar dari Manajer Pondok Rimbun A Sofii, beliau mempersilakan wartawan langsung wawancara dengan polisi,'' ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Dr Bakharuddin MS melalui Wakapolres Kompol Sugeng Tiyarto mengemukakan, sebelum meninggal, Donald tidur sehari penuh. Itu diketahui karena dia ada janji untuk golf dan ditunggu sopir.
"Pada pagi hari ada petugas cleaning service masuk ke kamar Donald. Dia masih tiduran sehingga petugas langsung keluar. Tapi, tidak mengira kalau sudah meninggal,'' papar dia.
Setelah itu, lanjut Sugeng, ada sopir perusahaan datang menjemput karena ada agenda main golf. Saat menjemput itu, sopir diberitahu Donald masih tidur. Dia pun menunggu dan hingga sore tak kunjung keluar. ''Akhirnya curiga dan laporan ke keamanan untuk mengecek ke kamar,'' ujarnya.
Dituturkan Sugeng, kamar kemudian dibuka tujuh orang. Tanpa menyebut naman, dia menyebutkan, mereka terdiri atas sopir yang menunggu, petugas keamanan, dan rekan kerja. ííDibuka dengan kunci cadangan dan setelah itu dia ditemukan sudah tak bernyawa,'' ucapnya. (H75-57)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Gadis di Bawah Umur Dinodai

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Pengalaman pahit dialami Bunga(14), warga sebuah desa di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Gadis di bawah umur yang bekerja sebagai buruh ampelas tersebut dinodai lima pemuda di sebuah rumah kosong. Tak terima dengan perlakuan lima pemuda tersebut, korban bersama pamannya melapor ke Polres Jepara.

Kelima pemuda tersebut saat ini sudah diamankan di Mapolres untuk menjalani pemeriksaan. Hal Itu tampak dalam gelar perkara Jumat (10/2) siang. Lima tersangka itu yakni Muhtar Kundori (20), warga RT 13 RW 6 Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Kasmudi (18), warga RT 10 RW 2 Desa Ngasem (Batealit), Nor Faizin  (21), warga RT 1 RW 6 Desa Tahunan (Tahunan), Muhlisin (20), warga RT 10 RW 2 Desa Ngasem (Batealit),dan Arif Setiawan (20), warga RT 6 RW 5 Desa Ngabul (Tahunan).


Menurut Kapolres Jepara, AKBP DR Bakharuddin MS melalui Kasat Reskrim AKP Hendri Yulianto, korban bersama pamannya melapor pada Rabu (8/2) di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jepara. Tak berselang lama, lima pemuda yang dilaporkan menodai korban langsung diamankan polisi.

Hendri Yuliyanto bersama Kasubag Humas AKP Budi Wiyono mengungkapkan, kejadian pemerkosaan  pada 27 Januari lalu. Awalnya, korban yang bekerja sebagai buruh ampelas di salah satu gudang mebel di Kecamatan Tahunan diajak tersangka Arif Setiawan dan dijanjikan untuk diantar pulang.

”Tetapi Arif Setiawan  membawa korban ke sebuah rumah kosong di Desa Ngasem, Kecamatan Batealit. Di rumah tersebut sudah ada empat tersangka lain yang menunggu,” kata Hendri.

Minum Ginseng

Sesampainya di rumah kosong itu, korban diajak minum ginseng dan menelan pil dextro sampai mabuk. Setelah korban dalam kondisi teler, lima pemuda menodainya secara bergilir. Setelah itu, Arif Setiawan membawa korban ke rumahnya di Desa Ngabul dan diinapkan sampai pagi. Baru pagi harinya korban diantar pulang.

Hendri mengatakan, atas perbuatan itu, kelima tersangka bakal diancam dengan pasal berlapis, yakni pasal 81 Junto pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 287 KUHP tentang Pencabulan. Kelimanya diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sementara itu, menurut salah seorang tersangka  Arif Setiawan mengaku, perbuatan itu baru dilakukan sekali. Dia mengatakan,  dirinya tidak memaksa korban. Korban bersedia minum dan menelan pil sendiri tanpa paksaan. Dia juga tidak menyangka jika kasus ini sampai dilaporkan ke polisi. ”Saya tanya, Dia memang doyan minum ginseng dan mau ngepil. Jadi tidak ada yang maksa,” ujarnya. (H75-15) (/)

Sumber : www.suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Marzuqi:Masyarakat Harus Ikut Mengawal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Jepara telah melakukan rapat pleno penghitungan suara dan menetapkan pasangan calon Ahmad Marzuqi-Subroto menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jepara terpilih periode 2012-2017 pada Sabtu (4/2). Ditemui di rumahnya di Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri kemarin, Bupati Jepara terpilih Ahmad Marzuqi menjabarkan bagaimana dia akan memimpin Jepara dalam lima tahun mendatang. Berikut ini petikan wawancara eksklusif dengan Suara Merdeka.
Bagaimana Anda menyikapi hasil penetapan penghitungan suara Pilkada Jepara 2012 yang telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU)?

Penetapan pasangan Ahmad Marzuqi-Subroto atau Mabrur sebagai bupati wakil bupati terpilih dalam Pilkada Jepara 2012 kami terima dengan perasaan gembira dan rasa syukur yang sangat dalam. Penetapan yang sudah dilakukan KPU tentu juga ditanggapi gembira masyarakat pendukung kami. Namun, kami serukan kepada para pendukung untuk menerima hasil itu dengan tawadu (rendah hati-Red) dan tidak boleh sombong.
Bagaimana Anda menjawab dukungan masyarakat yang telah memberikan suaranya untuk Anda dalam pilkada?
Saya sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih Mabrur dalam Pilkada Jepara 2012. Dukungan masyarakat tak hanya sampai di situ. Saya juga mohon bantuannya  dalam perjalanan memimpin Jepara, untuk ikut mengawal program-program dan kebijakan yang kami canangkan. Dengan langkah itu saya berharap bisa memimpin Jepara dengan baik.
Dalam masa kampanye Anda sudah menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat. Apa strategi yang akan Anda lakukan untuk mewujudkannya?
Saya akan berusaha mewujudkan visi dan misi yang kami sampaikan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Prioritas
Apa prioritas yang akan Anda lakukan di awal memimpin Kabupaten Jepara?
Saya akan melanjutkan dan meningkatkan program-program yang telah dilakukan menyangkut sektor pendidikan kesehatan, agama dan keagamaan, pariwisata, industri, dan ekonomi yang lebih luas.
Meski demikian kami tidak akan mengesampingkan sektor-sektor lain yang memiliki potensi untuk memajukan Jepara di masa-masa yang akan datang.
Sebagai seorang santri dan kiai yang menjadi bupati terpilih, bagaimana Anda merangkul seluruh masyarakat Jepara yang kompleks?
Dalam memimpin Jepara, saya tidak akan mbang cinde mbang ciladan atau pilih kasih kepada masyarakat. Mereka yang telah memilih saya itu memiliki pertimbangan karena saya bisa bergaul dengan masyarakat dari berbagai strata sosial dan tidak membeda-bedakan. Semuanya akan dirangkul secara profesional dan proporsional.
Terkait pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada komoditas mebel dan yang lain, apa yang akan Anda lakukan?
Mengupayakan terwujudnya modal yang terjangkau dengan proses yang mudah.
Bahan baku untuk industri mebel juga mudah. Selain itu, kami juga berharap kepada Pemerintah Pusat untuk mempermudah perizinan ekspor. UMKM terbukti telah mampu bertahan dalam kondisi krisis dan karena itu harus diperhatikan. Bagaimana sikap Anda terkait gugatan pasangan Nur Yahman-Aris Isnandar terkait hasil pilkada ini ke Mahkamah Konstitusi?
Karena ini dalam konteks demokrasi, saya memandang tindakan itu sebagai hal yang wajar-wajar saja. Akan tetapi, kalau boleh usul hasil ini diterima dengan legawa atau ridha.
Sebab, semuanya yang terjadi itu tak lepas dari ketentua Allah SWT. Dalam sebuah hadis disebutkan barang siapa tidak ridha dengan ketentuan Allah SWT, maka carilah Tuhan selain Aku. (Akhmad Efendi-42)


Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Perolehan Hasil Suara Pemilukada Jepara 2012

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

PEROLEHAN SUARA PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI JEPARA 2012:

PASANGAN NO. 1 MARZUQI - SUBROTO : 222.213 (42,49%)
PASANGAN NO. 2 KHOERON - JA'FAR : 15.926 (3,05%)
PASANGAN NO. 3 NURYAHMAN - ARIS : 189.150 (36,17%)
PASANGAN NO. 4 YULI. N - NURUDIN : 95.699 (18,30%)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Hasil Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Pasangan Mabrur Lebih Unggul

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Setelah dilakukan rekapitulasi hasil pemungutan suara ditingkat TPS dan  PPK beberapa wak Hasil Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Pasangan Mabrur Lebih Unggul

Setelah dilakukan rekapitulasi hasil pemungutan suara ditingkat TPS dan PPK beberapa waktu lalu, hari ini Sabtu (4/2), KPU Kabupaten Jepara melakukan rekapitulasi suara tingkat kabupaten di Kantor KPU Jepara, Jalan Yos Sudarso. Dalam rekapitulasi tersebut, suara pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Marzuqi-Subroto (Mabrur) lebih unggul dari tiga pasangan calon lainnya.

Dari hasil rekapitulasi suara, KPU Jepara menetapkan Paslon no 1, Marzuqi-Subroto memperoleh suara 222.213 atau 42,49 persen, Paslon no 2, Khoeron-Ahmad Jafar memperoleh suara 15.926 atau 3,05 persen. Sedangkan paslon nomor 3, Nur Yahman-Aris Isnandar memperoleh suara 189.150 atau 36,17 persen dan paslon nomor 4, Yuli Nugroho-Nurudin Amin memperoleh suara 95.699 atau 18.30 persen. Dari hasil perolehan suara tersebut, KPU menetapkan pasangan calon nomor 1 yaitu Marzuqi-Subroto sebagai pasangan calon terpilih.

Ketua KPU Jepara, Muslim Aisha mengatakan pasangan calon nomor satu, yaitu Marzuqi-Subroto memperoleh suara lebih unggul dari tiga paslon lainnya yaitu 222.213 atau 42,49 persen. Menurutnya, berdasarkan PKPU no 16 tahun 2010 pasal 46, pasangan calon yang mendapatkan suara sah tertinggi diatas 30 persen berhak dinyatakan sebagai paslon terpilih. "Berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten hari ini, suara paslon Marzuqi-Subroto memperoleh suara 42,49 persen, dan lebih unggul dari tiga paslon lainnya, kami menetapkan paslon nomor satu ini menjadi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jepara Terpilih," ungkap Muslim usai rekapitulasi suara dikantor KPU Jepara. Dia menambahkan, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan dilantik pada Senin, 5 Maret 2012 mendatang, di Pendopo Kabupaten Jepara. "Saya berharap, pasangan calon terpilih, nantinya bisa membawa Kabupaten Jepara ke arah yang lebih baik dan kondusif. Selain itu, bisa membawa masyarakat lebih makmur dan sejahtera," jelasnya.

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Warga Merangkak demi Bupati Terpilih

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JALUR lingkar Kecamatan Bangsri, Jepara yang menuju rumah Bupati Jepara terpilih periode 2012-2017, Ahmad Marzuqi, pagi kemarin ramai dengan iring-iringan ratusan warga berjalan kaki.
Mereka mendampingi Sungarno (60), warga RT 3 RW 18 Dukuh Banyuurip, Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri yang merangkak dari rumah untuk bertemu Marzuqi.

Berangkat dari rumah pukul 07.00, Sungarno sampai ke tujuan untuk bertemu Marzuqi pada sekitar pukul 10.15. Ketika sudah sampai di lingkungan rumah Marzuqi yang  berada di RW 1 Desa Bangsri, Sungarno disambut alunan rebana hingga bertemu Marzuqi dan bersalaman.


Ratusan warga pun ikut tumpah di lingkungan tersebut.
Kakek bercucu satu ini harus berjuang melawan panas di lutut dan telapak tangan karena sengatan aspal jalan. Dia juga harus mampu bertahan untuk menuntaskan jarak sejauh 6 kilometer antara rumahnya dengan rumah Marzuqi. Sungarno beberapa kali istirahat sambil minum air yang telah disediakan rombongan yang mengiringinya.

Setelah melakukan aksi itu, Sungarno harus mendapat perawatan ringan karena jari-jari kaki dan lututnya mengalami lecet. Setelah mendapat perawatan dan istirahat sejenak, Sungarno lantas menyampaikan kepada Marzuqi, tindakannya merangkak itu karena nazar saat berziarah ke kuburan orang tuanya.

‘’Seingat saya 15 hari sebelum coblosan, saya berziarah ke orang tua. Saat itu saya janji akan merangkak sambil berkalung tempurung kalung kelapa. Tempurung itu gunanya untuk minta-minta,’’ katanya.
Sungarno mengaku sempat merenung mengambil langkah itu karena beratnya perjuangan mengajak masyarakat memilih Marzuqi.

Dia lantas bercerita pada masa kampanye datang ke posko untuk minta kaos dan hanya dapat sepuluh biji.
‘’Kemudian saya bagi-bagikan dan saya sendiri tidak dapat. Dari situ saya bertekad kalau memang jadi saya akan merangkak dari rumah,’’ tandasnya.

Titip Aspirasi

Pria yang bekerja serabutan itu mengaku mengenal Marzuqi sudah lama. Dia tahu sosok Marzuqi karena sering datang ke kampungnya saat ada acara pengajian.
‘’Saya sudah lama tahu Pak Marzuqi yang sekarang sudah jadi bupati. Sekarang janji sudah terlaksana dan tentu lega. Saya berharap Pak Marzuqi bisa memimpin Jepara dengan baik,’’ harapnya.
Dalam kesempatan itu, Sungarno juga titip aspirasi agar jalan yang masuk ke kampungnya diperbaiki karena belum sepenuhnya jadi. Jalan yang melewati area hutan dukuh tersebut adalah program PNPM sepanjang sekitar 3 kilometer dan belum sepenuhnya jadi.

‘’Kami berharap bisa diperbaiki jadi kalau Bupati Marzuqi ke daerah saya lancar,’’ ucapnya.
Sementara itu, Ahmad Marzuqi mengaku terharu dengan apa yang dilakukan Sungarno. Dia menegaskan akan berupaya untuk memimpin Jepara semaksimal mungkin. Meski demikian, Marzuqi menjelaskan dalam membangun Jepara butuh bantuan banyak pihak.
‘’Bantuan dari masyarakat dan tokoh-tokohnya sangat penting untuk membangun Jepara ke depan,’’ ungkapnya. (Akhmad Efendi-36) (/)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Nuranis Gugat Hasil Pilkada

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA-KPU Jepara melalui rapat pleno, Sabtu (4/2) yang berakhir pukul 13.00 menetapkan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Ahmad Marzuqi-Subroto (Mabrur)sebagai pemenang pilkada yang digelar 29 Januari lalu. Namun pasangan nomor urut 3, Nur Yahman-Aris Isnandar (Nuranis) akan menggugat KPU ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan sampai hasil pilkada itu.

Rapat pleno yang dimulai pukul 09.00 dipimpin Ketua KPU Muslim Aisha, dihadiri Bupati Hendro Martojo dan anggota muspida. Hadir pula panwas, panitia pemilihan kecamatan (PPK), para saksi dari masing-masing calon, serta tokoh masyarakat.


Dalam rekapitulasi akhir itu, dinyatakan Mabrur mendapatkan 222.213 suara (42,49 %), sedangkan Nuranis di peringkat kedua dengan 189.150 suara (36,17 %). Perolehan suara peringkat ketiga adalah Yuli Nugroho-Nuruddin Amin dengan 95.699 suara (18,30 %), dan terakhir Khaeron Syariefudin-Ahmad Ja'far (Berkah) dengan 15.926 suara (3,05 %). Pihak Nuranis yang diwakili Rahmat Akbar tidak mau menandatangani berita acara rekapitulasi suara. Sedangkan perwakilan dari tiga pasangan calon lain menandatanganinya. Pasangan Mabrur ditandatangani Abdul Rosyid, pasangan Berkah oleh Ibnu Santoso, sedangkan pasangan Yuli Nugroho-Nuruddin Amin oleh Zakariya Anshori. (H15-32) (/)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ratusan Warga Terserang Malaria

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Ratusan warga di Dukuh Pailus, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara diduga terkena malaria. Hal itu terjadi dalam rentang waktu Desember 2011 hingga Januari 2012.

Awal mula ada warga yang sakit malaria di RT 8 RW 3. Kemudian menyebar ke RT 7 RW 3 selanjutnya melebar di Dukuh Pailus.

Kepala Desa Karanggondang Markadi mengemukakan, ada sekitar 150 warga yang sakit. Keluarga yang awalnya sakit adalah Kasri di RT 8 RW 3. ''Di rumah itu satu keluarga terdiri atas empat orang menderita sakit. Setelah itu merembet hingga satu dukuh. Petugas dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas sudah mengecek,'' ungkapnya.


Markadi menuturkan, sakit yang diderita warganya adalah malaria dan sudah diperiksa di Puskemas Mlonggo. Dia juga menyebutkan, sudah ada beberapa warganya yang terpaksa menginap di Puskesmas.

''Sudah ada juga bantuan obat dari DKK. Tapi, yang harus diperhatikan adalah kelanjutannya karena masih ada yang belum benar-benar pulih,'' ucapnya.

Pemerintah Desa, lanjut Markadi, juga berupaya mengantisipasi agar tidak semakin parah dengan melakukan gerakan kebersihan lingkungan pada Jumat (27/1) lalu.

Selain itu, pada Selasa (31/1) juga beberapa dokter muda Undip Semarang ikut datang memberi penyuluhan.

''Kondisi ini baru kali ini terjadi di desa kami. Saya tidak tahu pasti penyebabnya. Tapi, beberapa waktu lalu memang ada beberapa warga kami yang merantau di luar Jawa pulang. Saya kurang tahu, apakah itu ada pengaruhnya atau tidak,'' tuturnya.

Dua kali

Terpisah, Endang Listiani (27), warga RT 8 RW 3, yang terkena penyakit tersebut mengungkapkan, dua kali masuk ke puskesmas. Pertama, pada akhir Desember. Kedua, awal Januari.

''Masuk puskesmas dua kali, karena setelah masuk awal Desember, selama sepekan sudah sehat tiba-tiba drop lagi dan masuk lagi selama lima hari,'' tuturnya.

Dia menyebutkan, tanda-tandanya adalah demam, gemetar, dan linu. Dengan kondisi itu, Endang tidak bisa beraktivitas. ''Rasanya lemas, kaki ini seperti tak kuat untuk menopang,'' ujar dia.

Kristianto, perangkat desa, mengungkapkan, saat warga ada yang sakit kesulitan mengurusi jaminan kesehatan. Dia menuturkan, ada beberapa warga yang keluar biaya karena dugaan sakit malaria.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Bambang Dwiposuwignyo saat dimintai konfirmasi menyebutkan, deteksi awal Puskesmas Mlonggo adalah malaria. Itu diketahui setelah dilakukan cek laboratorium pada salah seorang warga.

''Mendapat laporan itu, kemudian kami tindaklanjuti dengan laporan ke Dinas Kesehatan Jawa Tengah. Pada akhir Januari, hasilnya dinyatakan negatif. Meski demikian, kami tetap memberikan bantuan obat dan vitamin,'' tuturnya.

Disinggung penyakit yang diderita warga tersebut, ujar Dwipo, sakit biasa yang disebabkan oleh hal lain, seperti lemas bisa karena anemia.

''Yang jelas, langkap proaktif Puskesmas Mlonggo proaktif mendeteksi sudah baik. Tapi, ketika dicek lagi dari Jateng ternyata negatif,'' tuturnya. (H75-57)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mabrur dan Nuranis Beda Tipis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Tim dari dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Ahmad Marzuqi-Subroto (Mabrur) dan Nur Yahman-Aris Isnandar (Nuranis) sama-sama waspada menyikapi perolehan suara sementara yang masuk ke KPU. Sebab hingga kemarin, dari 75% suara yang masuk, pasangan Nuranis hanya tertinggal tipis di bawah Mabrur.
Berbandingkan dengan pengumuman KPU sehari sebelumnya, Mabrur kemarin sedikit merenggangkan jarak. Jika Minggu lalu (hari pencoblosan) terpaut hanya 2,23%, kemarin menjadi 4,46%. Masih ada suara di 433 tempat pemungutan suara  (TPS) yang datanya belum masuk ke KPU.

Perbedaan tipis itu yang membuat kedua pihak kini kembali memeriksa saksi masing-masing. Sekretaris Umum Tim Kampanye Mabrur Yasin Mustofa menekankan, pihaknya akan mengawal proses rekapitulasi hingga ke KPU sehingga data yang sudah ada tetap sesuai mulai dari TPS hingga sampai di kantor KPU.
’’Saksi-saksi yang ada itu sudah memegang lembar C1 yang berisi hasil penghitungan di TPS dan ditandatangani oleh Ketua KPPS. Itu merupakan hasil asli, sehingga bisa menjadi bukti kuat. Kami akan mengumpulkan semua C1 untuk pegangan sambil menunggu pengumuman resmi dari KPU,’’  papar Yasin.
Dia menyebutkan, untuk proses penarikan C1 dari tangan-tangan saksi mulai Minggu (29/1) sejak selesai penghitungan hingga kemarin.
Dia menandaskan, tim kampanye Mabrur akan terus mengawal hingga pelantikan. ’’Setelah pelantikan baru tugas tim kampanye selesai,’’ ujarnya.
Salim Prasetya dari Tim Sukses Nur Yahman-Aris Isnandar (Nuranis) mengemukakan, timnya bekerja keras meneliti lembar C1. ’’Bahwa ada penghitungan cepat oleh sebuah lembaga itu benar, tetapi kami memilih untuk berpatokan pada penghitungan manual. Tim kami mengumpulkan saksi-saksi untuk menghitung lebih cermat,’’ tegasnya.
Inventarisasi Pengaduan
Selain itu, kata dia, timnya juga mulai menginventarisasi pengaduan-pengaduan masyarakat terkait dengan proses pilkada.
Hitung cepat itu dilakukan oleh Semesta Institute MSCI-SSI yang sudah merilis penghitungan 100% TPS dengan menetapkan Mabrur beroleh 221.185 suara atau 42,37%, sedangkan Nuranis mendapat 188.308 suara (36,07%).
Aris Isnandar mengungkapkan, timnya tak mau berpolemik soal perolehan suara berdasarkan hitung cepat dari sebuah kelompok. ’’Kami merujuk pada hitungan saksi-saksi untuk kami cocokkan dengan yang di KPU,’’ ucap dia.
Ketua KPU Muslim Aisha mengemukakan, kemarin, penghitungan suara masuk dilakukan di tingkat panitia pemilihan kecamatan dan KPU. Hasil akhirnya diumumkan KPU pada 4 Februari. (H15-57)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Perolehan Sementara dari KPU Jepara, Mabrur Unggul

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

PEROLEHAN SUARA SEMENTARA : (Sampai Dengan Pukul : 22.15 wib )
PASANGAN NO. 1 MARZUQI - SUBROTO :171.219(41,45%)
PASANGAN NO. 2 KHOERON - JA'FAR :12.558(3,04%)
PASANGAN NO. 3 NURYAHMAN - ARIS :152.784(36,99%)
PASANGAN NO. 4 YULI. N - NURUDIN :76.500(18,52%)
JUMLAH TPS MASUK :1300 (75%)

Sumber : KPU Kabupaten Jepara

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Hasil Penghitungan Quick Count Mabrur Unggul

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Sumber : MSCI

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.